5 Faktor Penting Yang Harus Ada Dalam Bisnis Plan

Informasi penting seperti ini tentunya sangat membantu klien serta investor untuk memahami arah perkembangan bisnis perusahaan selanjutnya. Perekrutan karyawan baru atau pembukaan cabang baru di lokasi baru merupakan permasalahan yang membutuhkan keputusan besar dan tepat. Sebab, permasalahan tersebut berkaitan erat dengan pengeluaran biaya yang tidak kecil. Jangan sampai keputusan yang diambil justru terlalu membebani finansial bisnis Anda, sehingga berisiko gagal dan bangkrut. Untuk menghindari risiko tersebut, Anda harus meninjau setiap perkiraan atau skenario yang telah dipetakan dalam rencana bisnis Anda.

Membuat suatu rencana bisnis

Masalahnya, jika kita tidak memiliki rencana bisnis yang jelas, maka akan sulit bagi kita untuk mendapatkan pinjaman financial institution. Baik bisnis yang baru berjalan maupun bisnis yang sudah lama berdiri juga masih membutuhkan pendanaan sebagai modal untuk mengembangkan bisnis lebih lanjut. Salah satu cara agar bisa mendapatkan pinjaman dari bank atau angel investor yaitu dengan adanya perencanaan bisnis yang jelas. Tanpa adanya hal tersebut, proses mendapatkan pinjaman dari financial institution atau angel investor akan menjadi lebih sulit. Mereka yang meminjamkan uang atau berinvestasi selalu was-was akan rencana tidak kembali modal, dan cara untuk meyakinkan mereka hanyalah dengan memiliki business plan yang jelas. Agar perusahaan berjalan sesuai dengan harapan, seorang wirausaha harus memiliki perencanaan bisnis atau yang lebih dikenal dengan istilahbusiness plan.

Sayangnya, lembaga pemberi modal atau investor tidak akan langsung mau memberikan modal tanpa melakukan pengecekan terhadap perusahaan terlebih dahulu. Salah satu cara mereka melakukan pengecekan adalah melalui dokumen marketing strategy tersebut. Sangat penting bagi mereka untuk mengetahui visi dan misi perusahaan yang tertuang dalam dokumen tersebut sebelum melakukan kerja sama dengan perusahaan.

Sesuaikan pemasukan, modal, dan biaya produksi serta harga jual yang diberikan untuk produk yang dijual. Proses analisis ini digunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing dalam pasar yang sama. Dalam analisis ini juga harus dibuat suatu ramuan agar calon pelanggan bisa lebih tertarik pada produk yang dijual dibandingkan pesaing lainnya.

Anda juga harus bisa melihat bagaimana kompetitor menargetkan pasar dan mengapa mereka memutuskan untuk memilih goal tersebut. Selain itu, Anda juga harus bisa melihat foundation pelanggan Anda dan membuat produk yang best untuk pelanggan. Perencanaan usaha sangat diperlukan sebelum merintis suatu usaha, tujuannya agar usaha kedepannya bisa berjalan dengan lancar dan hasilnya maksimal. Tanpa adanya perencanaan usaha yang matang ibarat mobil yang tidak tahu rute mana yang harus ditempuhnya untuk sampai ke tujuan. Perencanaan sebelum memulai usaha akan memberikan petunjuk bagi Anda apa saja yang harus dilakukan termasuk strategi untuk mencapai tujuan. Bahkan hingga perusahaan sudah menjadi sangat besar sekalipun rencana yang strategis tetap dibutuhkan.