Akselersi Vaksinasi, Indonesia Kedatangan 3,Eighty Five Juta Vaksin

BACASAJA.ID – Pendistribusian vaksin Covid-19 sangat ditunggu-tunggu rakyat Indonesia. Vaksin mRNA-1273 dari perusahaan Moderna AS, pada prinsipnya sangat mirip dengan vaksin BioNTech/Pfizer. Setelah dilakukan vaksinasi, muncul laporan efek samping berupa reaksi alergis. Efek samping diduga dipicu partikel lipid nano yang menjadi transporter unsur aktifnya, yang diuraikan oleh tubuh. “Kegiatan ini adalah bentuk partisipasi BKKBN dalam menyukseskan program percepatan vaksinasi yang saat ini sedang gencar dilakukan evaluasi bapak Presiden,” katanya, Jumat, 27 Agustus 2021. “Tapi information itu dipastikan terus bergerak dan hari ini information itu pasti jauh lebih tinggi, mengingat tiap hari proses vaksinasi itu terus dilakukan,” pungkasnya.

“Vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan di Indonesia ada 1,3 juta orang. Tahap kedua diberikan kepada petugas publik sekitar 17,four juta, lalu lansia di atas 60 tahun yang jumlahnya 22,5 juta,” kata Budi. Raja Keraton Yogyakarta ini menilai belum adanya kepastian informasi alokasi jatah vaksin untuk DIY karena pada gelombang pertama di tingkat nasional baru akan diberikan untuk 1,three juta orang yang diprioritaskan untuk para tenaga kesehatan. Menurut Menkes, prioritas pemberian vaksinasi di Indonesia berdasarkan pada risiko terpapar.

Mendapatkan jatah vaksinasi

Dengan adanya vaksinasi menyasar masyarakat umum pihaknya optimis sektor industri tersebut berangsur pulih hingga roda perekonomian kembali bergerak. Vaksinasi Massal Tahap I berlangsung kemarin, Senin 19 April 2021 bertempat di Wantilan Pantai Binaria dari pukul 08.00 wita sampai dengan pukul 16.00 wita. Vaksinasi dilakukan oleh Tim Vaksinasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dan Tim Vaksinasi Puskesmas Buleleng II. Sasaran vaksinasi 813 orang, 783 telah divaksin, Tertunda 30 orang karena kendala kesehatan. Dari 783 yang berhasil divaksinasi 39 orang merupak lansia dan 774 orang masyarakat umum yang sebagian besar sebagai pelaku pariwisata. Pemerintah menegaskan kelompok prioritas yang masuk dalam vaksinasi tahap kedua, merupakan kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas tinggi. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto optimis mampu meningkatkan pemberian vaksin virus corona (Covid-19) gratis hingga melebihi vaksinasi mandiri.

Produksi dan distribusi vaksin Covax sedang digiatkan untuk negara-negara miskin. Secepatnya akhir Januari, dosis pertama sudah akan mulai dikirimkan, klaim Badan Kesehatan Dunia . Ridwan Kamil juga menghimbau kepada media untuk memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya vaksinasi dimasa pendemi Covid-19 ini. Syarat pertama, vaksin Covid-19 Moderna diberikan untuk masyarakat yang tidak dapat menggunakan vaksin AstraZeneca dan Sinovac.

Pantauan Batam Pos, parkiran vihara terisi penuh dengan kendaraan peserta vaksinasi. Nurbaeti Sapariah, warga Nongsa, mengatakan, sempat menunda untuk menjalani vaksinasi karena sedang menyusui. Vaksin asal Amerika ini sebelumnya diprioritaskan untuk tenaga medis sebagai booster ketiga. Terkait sistem PCare, rumah sakit yang disiapkan terlebih dahulu adalah rumah sakit negeri yang terdiri dari 29 Puskesmas ditambah RSUD Merah Putih dan RSUD Muntilan. PeduliLindungi merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh PT Telkom Indonesia Tbk . Aplikasi PeduliLindungi diharapkan dapat digunakan sebagai infrastruktur untuk menurunkan penyebaran covid-19.

Kamu dapat menerima vaksin dosis kedua setelah tiga bulan dinyatakan sembuh. Lalu, bagaimana dosis dan pemberian yang direkomendasikan berdasarkan setiap jenis vaksin Covid-19? Beberapa vaksin lain, seperti cacar air, hepatitis A, Herpes Zoster , juga memerlukan dua dosis vaksin, untuk mencegah penyakit dan mengoptimalkan kekebalan dalam tubuh. Selain itu, Susi juga meminta agar pemerintah menyediakan fasilitas vaksinasi secara baik. Jadi, tidak perlu takut, ini yang harus diketahui dulu oleh masyarakat kita,” tegasnya. ”Hari ini kami akan berikan vaksin bagi 5.800 orang, karena kita memang sisakan jatah khusus bagi ibu hamil dan lansia,” terang Sekretaris PSMTI Batam, Delfina, Jumat (27/8).

Vaksin tersebut nantinya diperuntukkan untuk Tenaga Kesehatan dan masyarakat umum di Kota Palembang. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyiapkan 5.600 dosis vaksin Moderna untuk masyarakat umum di daerah itu yang belum melaksanakan sama sekali vaksinasi guna mencegah penularan Covid-19. Pihak Dinkes Tangsel dalam beberapa minggu terakhir dan seterusnya terus mengejar goal cakupan penerima vaksin Covid-19. Pasalnya, cukup banyak lansia maupun pengidap komorbid yang takut menerima suntikan vaksin corona. WowKeren – Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan jika semua tenaga pendidik akan mendapatkan suntikan vaksin virus corona.

Mereka memamerkan tabung vaksin Covid-19 dan luka di lengan bekas disuntik vaksin. Setelah suntikan pertama, Anda harus menunggu beberapa minggu untuk suntikan kedua agar vaksin memberikan perlindungan penuh. Melansir dari Health, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika merekomendasikan agar Anda mempelajari lebih lanjut tentang cara kerja vaksin Covid-19 dan manfaat vaksinasi. Menurut Dante, Indonesia beruntung bisa mengamankan vaksin Covid di tengah tingginya kebutuhan di dunia.

Atau yang kedua jangan melaksanakan kegiatan vaksinasi terpusat seperti saat ini. Gelaran vaksin masal ini dilakukan serentak di seluruh kabupaten se-Kaltim yang berpusat di Samarinda. Hal ini juga berbarengan dengan kedatangan Presiden RI, Joko Widodo, yang meninjau proses vaksinasi di SMPN 22 Samarinda.