Bola Tangan( Penafsiran, Sejarah, Metode, Peraturan, Khasiat)

Terdapat yang ketahui berolahraga bola tangan? Dapat aku yakinkan sebagian besar dari pembaca tidak ketahui menimpa bola tangan. Bola tangan merupakan berolahraga yang agak mirip dengan sepak bola, tetapi dapat kita amati dari namanya, berolahraga ini dimainkan dengan memakai tangan.

Bola tangan sudah dimainkan dari era Yunani Kuno pada tahun 100 Masehi. Mau ketahui lebih lengkapnya menimpa berolahraga ini? Baca penjelesan yang lebih detailnya dibawah ini.

Bola tangan merupakan salah satu cabang berolahraga bagian bola besar beregu yang silih bertentangan satu sama lain, terdiri dari 14– 16 pemain dalam satu regu dengan 7 pemain inti tercantum kiper serta sisanya merupakan pemain cadangan yang bermanfaat buat mengubah pemain inti bila terjalin luka ataupun performanya kurang bagus.

Sistem berolahraga ini nampak nyaris mirip dengan sepak bola, tetapi ada banyak perbandingan antara kedua berolahraga ini, https://pastiguna.com ialah bola tangan bawa serta mencetak berhasil dengan memakai tangan, sebaliknya sepak bola memakai kaki dan jumlah pemain serta peminatnya juga lebih sedikit dari sepak bola.

Tujuan dari berolahraga bola tangan ini merupakan buat mencetak berhasil ataupun skor ke gawang lawan sebanyak– banyaknya supaya memenangkan suatu pertandingan serta mempertahankan gawang sendiri dari lawan supaya tidak kebobolan.

Sejarah Bola Tangan

Berolahraga bola tangan ini diperkirakan telah terdapat semenjak era Yunani Kuno dekat abad ke 130– 200 Masehi. Urania, merupakan nama berolahraga yang mirip dengan bola tangan serta pasti saja peraturan dan metode bermainnya sedikit berbeda dengan saat ini.

Pada abad ke 11 Masehi, game bola tangan tumbuh sampai ke negeri Jerman yang dipopulerkan oleh seseorang laki- laki bernama Walther Von Der Vgelweide dengan nama yang berbeda, ialah fangballspiel ataupun bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia game tangkap bola yang terdiri dari 11 pemain.

Bola tangan setelah itu hadapi penyebaran yang sangat kilat hingga ke sebagian negeri yang terdapat di daratan Eropa serta Amerika, ialah pada abad ke 14 Masehi, berolahraga ini sudah dimainkan di Denmark serta Perancis. Dan penduduk asli Amerika yang diucap suku Eskimo sudah memainkan ini pada abad 17 Masehi.

Dekat abad ke 19 Masehi, bola tangan mulai hadapi sebagian pergantian peraturan dengan 7 orang pemain serta diketahui dengan bola tangan lapangan. Tokoh– tokoh yang meningkatkan berolahraga ini merupakan seseorang laki- laki asal Jerman yang bernama Hirschman serta Dokter. Karl Schelenz. Mereka berdua diketahui bagaikan penemu dari bola tangan lapangan modern.

Bola tangan setelah itu terus menjadi popular serta menyebar sampai segala dunia, banyak kompetisi– kompetisi sudah diselenggarakan. Sampai pada kesimpulannya, dibentuklah IHF( International Handball Federation) pada tahun 1946 serta mengadakan kejuaraan dunia bola tangan pada tahun 1954. IHF sudah tercatat mempunyai kurang lebih 160 negeri bagaikan anggota

Metode Dasar Bola Tangan

1. Metode Menggiring Bola/ Dribbling

Dalam sepak bola, dribbling jadi perihal yang sangat berarti buat memastikan kemenangan. Sama perihal nya dengan bola tangan, diperlukan latihan yang teratur buat bisa melaksanakan metode ini dengan baik. Dribbling yang bagus memerlukan tangan yang elastic ataupun tidak kaku supaya lebih gampang dalam memantulkan bola.

2. Metode Menembak/ Shooting

Metode ini sangat mempengaruhi untuk regu, sebab dengan shooting yang keras serta akurat, hendak dapat mencetak suatu berhasil serta menciptakan sesuatu kemenangan. Shooting biasa dicoba oleh pemain yang mempunyai lemparan yang kokoh serta diletakkan diposisi depan. Terdapat sebagian berbagai shooting, ialah:

Tembakan melompat/ Jump shot, Metode ini dicoba dengan metode melaksanakan dribbling terlebih dulu kemudian melaksanakan lompatan saat sebelum menembak ke gawang lawan.

Tembakan berdiri/ Standing throw shot, metode ini dicoba dengan metode melaksanakan dribbling terlebih dulu kemudian menembak bola sekeras– kerasnya.

The fall shot, Metode ini dicoba dengan metode melaksanakan dribbling terlebih dulu yang setelah itu menjatuhkan tubuh ke depan sembari menembak bola dengan posisi akhir dengan tubuh terlentang.

Tembakan menyamping/ Side shot, Metode ini dicoba dengan metode melaksanakan dribbling terlebih dulu, kemudian menembak bola dengan keras dengan posisi badan sedikit menyamping ke kanan bila kamu seseorang pengguna tangan kanan.

The dive shot, Metode ini dicoba dengan metode membelakangi gawang terlebih dulu kemudian jalani lompatan sembari menembak kea rah gawang dengan kokoh.

Tembakan membalik/ Reverse shot, metode ini dicoba dengan metode membelakangi arah tembakan kemudian memegang bola dengan kedua tangan, dimana posisi tangan kiri terletak di dasar bola( bila kamu seseorang pengguna tangan kanan), balekkan badan sembari menembak bola.

Tembakan melayang/ Flying shot, metode ini dicoba dengan metode melaksanakan tembakan sembari melompat memakai kaki kiri.

3. Metode Mengumpan/ Passing

Bila kamu tidak pakar dalam menembak maupun mendribbling bola, hingga hendak tertutupi bila kamu mahir dalam mengumpan bola. Metode ini sangat– sangat berfungsi berarti dalam regu, kenapa demikian? Sebab seseorang pemain dapat mencetak berhasil sebab umpan– umpan indah dari sahabat. Berikut ini 2 metode dalam mengumpan dalam bermacam suasana serta keadaan:

Mengumpan dengan satu tangan, metode ini digunakan buat mengumpan sahabat bila jaraknya jauh dari kamu.

Mengumpan dengan 2 tangan, metode ini digunakan buat mengumpan sahabat bila jaraknya dekat dari kamu.

4. Menagkap Bola/ Catch

Dalam berolahraga bola tangan, metode ini sangat dibutuhkan supaya dapat menerima umpan– umpan serta tembakan dari lawan. Metode ini tidak sangat susah serta pula tidak mudah, perlu latihan yang banyak supaya dapat menguasainya. Kamu wajib tau gimana metode menangkap bola yang tiba dengan keras, bola besar, bola rendah, dan bola yang lagi menggelinding. Insting kamu sangat dibutuhkan dalam memprediksi kapan bola wajib ditangkap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *