Dr Reisa Ungkap Pentingnya Vaksinasi

Artinya, orang tersebut lebih kebal atau imun terhadap Covid-19 dibandingkan dengan orang lain yang belum pernah terinfeksi. Vaksin Covid-19 menawarkan perlindungan berupa kekebalan tersebut tanpa perlu terinfeksi Covid-19 terlebih dahulu. Vaksinasi ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Indonesia untuk memutus rantai penyebaran virus corona yang diharapkan mampu secara perlahan mengembalikan stabilitas sosial dan ekonomi di Indonesia. Secara umum, vaksin bekerja dengan merangsang pembentukan kekebalan tubuh secara spesifik terhadap bakteri/virus penyebab penyakit tertentu. Sehingga apabila terpapar, seseorang akan bisa terhindar dari penularan ataupun sakit berat akibat penyakit tersebut. Mulai dari gejala efek samping ringan hingga reaksi tubuh yang serius seperti alergi yang parah terhadap kandungan vaksin.

Oleh sebab itu, meskipun banyak beredar isu-isu seputar vaksin yang belum jelas kebenarannya, Anda tidak perlu ragu atau takut untuk menjalani vaksinasi COVID-19. Dari fakta-fakta di atas, bisa kita lihat bahwa vaksin COVID-19 membawa banyak manfaat, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga bagi banyak orang. Misalnya, mengajak pedagang berbincang tentang banyaknya masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin. Hal itu dibuktikan dengan selalu membludaknya peserta vaksinasi massal baik yang dilaksanakan Pemkot Surabaya atau lembaga lain. Misalnya vaksinasi massal yang dilaksanakan di Gelora 10 November, lapangan Thor, atau di lokasi-lokasi lainnya.

Dampak pemberian imunisasi biasanya hanya demam, tidak akan seberbahaya dibanding terkena penyakitnya. Itulah mengapa vaksinasi perlu dilakukan oleh masyarakat, karena vaksin menyelamatkan jiwa, melindungi diri, keluarga dan masyarakat bahkan negeri ini dari penyakit Covid-19. Vaksin influenza dianjurkan terutama untuk jamaah haji yang mengidap pengidap penyakit kronis seperti gangguan ginjal, sakit jantung, gangguan pernapasan, diabetes, dan gangguan sistem saraf. Pasien imunodefisiensi, pengidap penyakit metabolik, pengidap obesitas dan wanita hamil. [newline]JawaPos.com – LaporCovid-19 memaparkan hasil survei persepsi orang tua terkait pembukaan sekolah di masa pandemi Covid-19. Adapun, tingkat pendidikan serta pendapatan orang tua mempengaruhi keinginan untuk segera dibukanya sekolah.

Pemerintah AS menuding China menghalangi penyelidikan mengenai asal-usul virus corona. Sementara itu, dari total responden yang belum, sebanyak 32,5 persen belum dapat melakukan vaksin karena faktor kesehatan, ibu hamil dan sarana serta akses yang sulit. Sementara itu, 31,3 persen responden mengaku bersedia melakukan vaksinasi karena diperintahkan oleh tempat kerja atau atasan, atau pemerintah. Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik mencatat sebanyak sixty five,3 persen masyarakat menyadari pentingnya vaksin Covid-19 untuk pencegahan.

Vaksin yang perfect, menurut dr. Suka, harus yang imunogenik atau mampu merangsang sistem imun. Ketiga, sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya program vaksinasi untuk melawan virus corona dengan penguatan imun. Merujuk knowledge itu, Menkominfo menegaskan adanya bukti kuat bahwa vaksinasi menurunkan angka kematian.

Pentingnya vaksinasi

Jakarta – Menparekraf Sandiaga Uno menegaskan pentingnya langkah pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi sebagai upaya menekan angka penyebaran COVID-19 dengan terbentuknya herd immunity. Kini, di masa pandemi, vaksin menjadi salah satu langkah paling penting untuk mencegah penularan penyakit dan virus. Hari ini, terdapat beragam jenis vaksin yang bisa melindungi manusia dari kurang lebih 20 jenis penyakit. Contohnya seperti difteri, tetanus, influenza, campak, dan pertusis atau lebih dikenal batuk rejan. Dengan produksi dosis vaksin Covid-19 yang rata-rata setiap bulannya mencapai 12 juta dosis dan saat ini mencapai lebih 20 juta dosis per bulan, Biofarma didorong untuk menaikkan produksi hingga dua kali lipat.

Yang harus kita sadari adalah bahwa manusia tidak hidup sendiri, dan tidak hanya berkompetisi untuk bertahan hidup dengan manusia lainnya. Meski tidak kasat mata, hubungan antara tubuh manusia dengan jasad renik (mikro-organisme) sangatlah erat, seperti bakteri dan virus. Dilihat dari sisi manusia, bermacam-macam status hubungan tersebut meliputi parasitisme , mutualisme , dan komensalisme .

Karena itu, wajar jika muncul keraguan terhadap vaksin Covid-19 yang tersedia dalam waktu sangat singkat. Walau pengembangan vaksin Covid terbilang cepat, prosedur uji praklinis hingga uji klinis tahap ketiga tak ditinggalkan untuk memastikan keamanannya. Lalu meski sudah divaksinasi, jangan lupa untuk selalu pakai masker, cuci tangan pakai sabun minimal 20 detik, menjaga jarak minimal 1 meter, hindari kerumunan dan batasi mobilitas. Sementara itu, pemberian suntikan pertama dan kedua yang terlalu cepat juga membuat pembentukan antibodi dari dosis pertama tidak terbentuk dengan sempurna. Jika Anda tidak menerima kartu vaksinasi setelah mendapatkan suntikan dosis pertama, segera hubungi penyedia vaksinasi tempat Anda mendapatkan suntikan.

Dengan terbentuknya herd immunity ini, diharapkan bisa membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, membuka lapangan kerja dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 di Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur, Kamis (10/6). Merdeka.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menekankan pentingnya pemberian vaksin Covid-19 kepada para pelaku transportasi umum di Terminal Kampung Rambutan.

Adapun, BPS juga mencatat sebanyak 20 persen masyarakat belum melakukan vaksin Covid-19 dengan dua alasan. Saat tubuh Anda sudah mendapatkan vaksin Covid-19, orang-orang di sekitar Anda yang berisiko mengidap komplikasi Covid-19 juga akan terhindar dari virus corona. Sementara itu di kesempatan yang sama terdapat juga pemaparan materi mengenai “New Normal pada Pembelajaran Tatap Muka” dari dr. Irwin Aras, M.Epid., M.Med.Ed.