Pentingnya Vaksinasi Untuk Mencegah Penyebaran Covid

Jadi tetap harus berpedoman utama protokol kesehatan, tetap dengan konsep 3M demi keselamatan bersama terutama kita yang ada di Kabupaten Kaimana. Misalnya, vaksin difteri yang diberikan kepada seseorang yang belum pernah melakukan vaksinasi ini. Patogen penyebab difteri dalam vaksin yang telah dimatikan atau dilemahkan dalam vaksin akan menstimulasi tubuh untuk membentuk antibodi terhadap bakteri Corynebacterium . Sehingga jika suatu saat orang tersebut terinfeksi, tubuhnya sudah memiliki antibodi untuk melawan patogen penyebab difteri di dalam tubuh.

Pemberian vaksin yang tepat akan mencegah terjadinya penyakit yang dapat menyerang sistem kekebalan tubuh si Kecil. Pemberian vaksin yang tepat juga ikut mendukung terbentuknya sistem pertahanan tubuh terhadap penyakit. Penyakit yang umumnya disebabkan infeksi bakteri Streptococcus pneumoniae ini dapat dicegah dengan pemberian vaksin.

Pentingnya vaksinasi

Khabbaza juga mengatakan varian delta yang saat ini menjadi penyebab utama kasus positif Covid-19 juga bisa dilawan dengan vaksin. “Melihat profil risiko dan keamanan maka IDI merekomendasikan penggunaan Sinovac pada usia tahun. Penggunaan vaksin ini juga termasuk untuk anak-anak berkebutuhan khusus atau difabel,” tutur Mei. Pelaksanaan vaksinasi bertahap COVID-19 akan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Badan POM, berdasarkan hasil uji klinik di luar negeri atau Indonesia.

Saat ini, vaksinasi dapat mencegah beberapa penyakit infeksi dan terdapat beberapa vaksin baru yang memiliki potensi untuk melindungi dari lebih banyak penyakit. Dengan begitu, sebagai respon adanya ancaman dari musuh maka tubuh akan memproduksi antibodi untuk melawan antigen tersebut. Namun, kekebalan yang didapat melalui vaksinasi, tidaklah bertahan seumur hidup terhadap infeksi penyakit berbahaya. “Kami percaya bahwa tingkat kesejahteraan suatu negara dapat diukur dari tingginya tingkat vaksinasi.

Jumlah anggota populasi yang divaksinasi tergantung pada laju penularan penyakit tersebut. Alasan imunisasi diberikan pada anak salah satunya untuk memenuhi Konvensi Hak Anak yang diberlakukan PBB sejak 2 September 1990. Konvensi Hak Anak ini meliputi hak untuk keberlangsungan hidup, hak untuk berkembang, hak atas perlindungan, dan hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat. Jadi, pemerintah dan orangtua berkewajiban untuk mengupayakan kesehatan terbaik untuk tumbuh kembang anak. Dengan memberikan imunisasi pada anak, berarti orangtua sudah memenuhi hak anak. Degan semakin banyak orang dalam kelompok masyarakat yang kebal dengan virus dan bakteri tersebut makan akan semakin sedikit yang terpapar dan akhirnya memutus mata rantai penularan.

Menteri BUMN ingin memastikan kelancaran proses akhir vaksin-vaksin Covid-19, baik berupa bahan baku dan vaksin jadi, yang telah didatangkan dari sejumlah negara. Vaksin Covid-19 diharapkan bisa menjadi salah satu jalan keluar untuk mengakhiri pandemi yang telah memakan banyak korban jiwa serta melumpuhkan perekonomian dan aktivitas masyarakat. Partisipasi kita dalam program vaksin ini akan sangat membantu pemulihan kondisi negara kita. Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengatakan, vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil sangat perlu dilakukan, terutama di tengah kondisi pandemi seperti saat ini. Mengingat angka kematian ibu hamil juga merupakan indikator pelayanan kesehatan suatu negara. Meski begitu, vaksin Covid-19 bukanlah jaminan virus corona akan segera musnah dari muka bumi.

Beberapa anak dapat mengalami demam pasca vaksinasi, namun beberapa anak lainnya tidak mengalami demam. Hal yang perlu diperhatikan adalah jika demam sangat tinggi, dapat diberikan obat penurun panas untuk mencegah terjadinya kejang demam, khususnya bagi anak dengan riwayat keluarga kejang demam. Efek samping berat sangat jarang terjadi dan hanya muncul pada orang-orang tertentu saja sehingga perlu dimonitor ketat. Imunisasi merupakan proses dalam tubuh agar seseorang memiliki kekebalan terhadap suatu penyakit. Vaksinasi termasuk dalam imunisasi aktif dengan memberikan vaksin melalui disuntikkan maupun diteteskan ke dalam mulut sehingga meningkatkan produksi antibodi untuk melawan penyakit.

Vaksin Hepatitis A telah terbukti sama efektifnya (lebih dari 90% perlindungan) terhadap penyakit simptomatik dan infeksi tanpa gejala. Pencegahan lengkap infeksi jenis vaksin persisten telah dibuktikan untuk vaksin human papillomavirus . Vaksin sangat efisien dalam melindungi setiap orang jika belum terpapar oleh suatu penyakit. Vaksinasi yang dilakukan sebelum bayi terkena paparan suatu penyakit dengan beberapa antigen adalah landasan program imunisasi untuk melawan jenis-jenis penyakit pada masa kanak-kanak. Vaksin juga dapat melindungi individu ketika diberikan setelah terpapar oleh penyakit tersebut, contohnya rabies, hepatitis B, hepatitis A, campak dan varicella. Sebagai masyarakat dengan mayoritas Islam, pemerintah memastika kehalalan vaksin.